THE THREE STRUGGLERS: Salah satu dari mereka bakal hilang

Hidup ini memang berat. Semakin berat ketika seseorang berada di level karier di jagad Hollywood. Seperti kita ketahui, banyak aktor dan aktris merintis karier dari bawah. Perjalanan yang dilaluinya juga super-panjang. Cobaan terus datang menerpa, namun akhirnya beberapa judul film berhasil melambungkan nama-nama mereka. Siapa sih yang tidak kenal dengan nama Eddie Murphy, Cuba Gooding, Jr., dan Ben Affleck? Namun, bagaimana nasib ketiganya kini. Gara-gara salah memilih peran di film yang juga payah, karier bagus dengan honor luar biasa mereka terancam lenyap begitu saja. Tetapi, ketiganya memberikan pembelajaran yang berbeda-beda.

Kesalahan memang sifat dasar manusia. Saat mereka mengambil jalur atau film-film yang salah, itu adalah peringatan bahwa betapa rentannya karier mereka di dunia film. Namun, penonton dan kritikus tidak lantas memvonis mati atas kekeliruan yang mereka lakukan. Ambil contoh John Travolta. Menjadi ikon di era 70 dan 80-an lewat rentetan sukses Saturday Night Fever, Grease, Urban Cowboy hingga Staying Alive, si raja dansa ini sempat kehilangan kharismanya bertahun-tahun kemudian. Tiga kali muncul dalam film keluarga, Look Who’s Talking sejak akhir 80-an, tidak cukup untuk mengangkat namanya kembali sehingga harus terseok-seok dalam peran menyedihkan di film memalukan, seperti Two of a Kind, Shout atau Chain of Gold.

Untunglah, keberuntungan dan nasib baik hinggap padanya. Tahun 1994, Pulp Fiction kembali melambungkan nama Travolta sehingga banyak orang melupakan masa-masa mengerikan sejak kesuksesan Grease. Kendati tampil mengesalkan dalam film bobrok Battlefield Earth, kariernya sudah terlalu mantap untuk terdepak. Terakhir, film Hairspray juga memantapkan di level mana sebenarnya dirinya bertahta.

Kembali ke tiga aktor di atas, rasanya peran yang salah yang terus berulang lah yang membuat karier mereka berada di ujung tanduk. Murphy tampil luar biasa sebagai detektif konyol Alex Foley dalam Beverly Hills Cop. Tetapi, ia juga tampil memuakkan dalam film-film yang tak layak buat, seperti Vampire in Brooklyn, Holy Man, Bowfinger, I Spy, The Adventure of Pluto Nash sampai Norbit. Grafik karier aktor keling satu ini sangat naik-turun. Di satu sisi ia tampil menawan dalam Dreamgirls, namun sejenak kemudian ia seperti lupa cara berakting lewat Norbit. Sepertinya, sang agen pribadinya lah yang patut disalahkan. Untunglah, sebagai pengisi suara sosok Donkey, Murphy sanggup melakukan jawaban dari semua kritik atas dirinya.

Berbeda halnya dengan Cuba Gooding, Jr., aktor keling berbakat yang sempat memboyong Oscar lewat Jerry Maguire, lebih dari 10 tahun lalu. Sejak berperan bagus sebagai bintang football Rod Tidwell di film tersebut, banyak orang melihat segala gerak-geriknya di setiap film yang ia perani. Setahun kemudian, Gooding, Jr. masih tampil impresif lewat As Good as It Gets, yang dilanjutkan dengan dua film “aman” Men of Honor dan Radio. Namun di sela-selanya, para fan mulai meragukan kredibilitasnya saat muncul dalam beberapa film buruk dengan akting yang tidak memukau lewat Boat Trip dan The Fighting Temptations. Ternyata dugaan itu terbukti ketika tahun lalu ia terlibat dalam film yang berpotensi mematikan kariernya dalam Norbit dan Daddy Day Camp. Dua filmnya tersebut adalah pendominasi kategori terburuk dalam ajang Razzie Award tahun ini.

Yang sangat parah adalah kesalahan fatal yang dilakukan Benjamin Géza Affleck-Boldt alias Ben Affleck. Pria tampan ini pernah menyandang aktor dengan bayaran di atas $15 juta per film. Belum lagi, ia dianggap bertalenta dalam menulis naskah untuk sebuah film. Sejak hadir lewat Good Will Hunting yang menghadiahinya sebuah Oscar, performanya meningkat berkat muncul dalam film kelas Academy Award Shakespeare in Love dan film laris Armageddon. Tiga film tahun 2001-2003 (Pearl Harbor, The Sum of All Fears, dan Daredevil) juga semakin memantapkan namanya sebagai aktor berlevel blockbuster. Sayang, hubungannya dengan Jennifer Lopez membuatnya keblinger dengan tidak melakukan filter dalam menerima tawaran film. Tercatat judul Gigli, Surviving Christmas, Jersey Girl hingga Clerks II menenggelamkan kharismanya sebagai aktor papan atas. Sejak saat itu, ia belum lagi mendapatkan kepercayaan produser untuk bermain sebagai pemeran utama di film yang berpotensi box-office. “Pelampung” terakhirnya adalah ia harus mencoba sesuatu yang baru seperti dalam Gone Baby Gone, yakni menjadi sutradara.

Kisah hidup manusia memang selalu berputar, kadang sukses, kadang juga merana. Bagi mereka yang bersaing di planet Hollywood, keadaan tersebut menjadi semakin buas. Murphy rasanya masih akan langgeng di dunia peran, mengingat ia masih memiliki trademark yang orang lain belum tentu bisa membawakannya. Sayangnya, di saat aktor seangkatannya (Tom Cruise, misalnya) sudah mengurangi berakting dengan duduk sebagai produser, maka Murphy masih terlibat kegiatan-kegiatan operasional di lapangan.

Gooding, Jr. masih muda sehingga nasibnya baru akan ditentukan tiga atau empat tahun ke depan. Walaupun punya bakat luar biasa untuk bermain menawan dalam sebuah film, ia justru seperti ingin tampil komikal dalam film komedi. Saya kok tidak begitu yakin performanya akan sama ketika ia menggapai kesuksesan lewat Jerry Maguire. Tidak adanya pola yang baku membuat kariernya akan begitu-begitu saja hingga akhir hayat. Sementara Affleck sepertinya akan sukses jika ia mulai memikirkan menjadi penulis naskah dan sutradara dengan lebih serius. Dibandingkan Murphy dan Gooding, Jr., kualitas aktingnya sangat jauh di bawah. Dengan kondisi seperti ini, plus tidak ada produser yang mau menawari peran utama di film mahal, maka berada di belakang layar adalah suatu pilihan yang bijak.

[Artikel ini dimuat di majalah Movie Monthly edisi 69]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s