UWE BOLL YANG JENIUS MARAH-MARAH!

Salah satu (atau malah satu-satunya) sutradara paling jelek (bukan tampangnya, tapi karya-karyanya) yang pernah lahir di dunia, Uwe Boll, marah-marah gara-gara sebuah petisi yang (sialnya bagi dia) disambut ratusan ribu orang yang nuntut dia buat stop jadi sutradara. Sutradara yang dipilih oleh Redaksi M2 tempat saya kerja sebagai No. 1 Most Hated Director ini langsung buat pernyataan tandingan yang dirilis di situs Movieset.
Kata Worst Previews, dia sebenernya sempet cuek waktu muncul petisi itu dan baru didukung sama 18 ribu orang. Tapi, begitu petisi yang berkembang dan didukung 135.000 orang (hari ini lebih dari 153 ribu orang), dia mulai mencak-mencak. Berhubung YouTube masih gak bisa diakses, saya gak bisa share video memalukannya itu.
Kutipannya seperti ini:
So, hi here’s Uwe Boll and I have a statement to make about that internet petition. There’s a petition out, like stop Uwe Boll and I said like if there are one million people on that petition I stop actually making movies.
And I want that’s there’s a petition also out there, like a pro boll petition and I expect a million votes, pro-boll. And I hope somebody will set it up and you all start signing it because look… I’m not a fucking retard like Michael Bay or other people running around in the business or Eli Roth making the same shitty movies over and over again. If you really look at my movies you will see my real genius you know, and if you go on May 23 on Postal you will see that I deliver a movie what nobody else delivered in the last 10 years, what is way better as all that social critic George Clooney bullshit what you get every fucking weekend. You have to really wake up and you have to see me what I am. I am the only genius in the whole fucking business. Goodbye. – Uwe Boll
YOUTUBE DIBLOKIR!
Sejak tanggal 5 siang hari saya ngerasa ada yang gak beres dengan YouTube. Situs tempat dimana banyak sekali video dari yang maha penting dan gak penting gak bisa diakses. Sampe tanggal 7, situs ini masih mati juga. Sampe pagi tadi, hari ini (tanggal 10 April 2008), website itu juga belum bisa dimasukin. Banyak forum dan blog lokal bilang ini kerjaan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) lewat Indonesia Internet Exchange (IIX) ke 146 internet service provider dan 30 network access provider di Indonesia.
Bisa jadi ini ini gara-gara protes Pemerintah Indonesia yang pengen ngapus tayangan video yang lagi populer, Fitna, gak digubris pihak YouTube. Tepatnya, terus terang saya gak tau. Tapi tetep aja, terlepas dari itu, saya asli kecewa dengan aksi pemblokiran ini.
Saya kok jadi ngebayangin nantinya kita bakal diberangus atas semua informasi mirip kaya jaman dulu atau malah lebih buruk lagi. Saya pake YouTube bukan untuk akses yang gak-gak. Banyak trailer film bisa saya liat di sana. Itu ngebantu kerjaan saya, daripada nunggu rilis trailer resmi yang biasanya dateng bareng presskit film tertentu yang hanya bakal masuk di Indonesia aja.
Di luar masalah kerjaan, saya biasanya masuk YouTube untuk liat video klip lama yang udah gak ada dimana-mana. Juga buat liat “how-to” video dengan petunjuk yang lebih jelas dari sekadar kata-kata.
Sempat baca di Detik, YouTube kabarnya mulai ngerespon apa yang dimauin negeri ini. Mudah-mudahan permasalahannya cepet selesai lah… Sangat amat konyol sekali YouTube yang memang bukan situs terlarang (gimana mau terlarang, lha wong video menjurus porno aja gak ada di sana) harus ilang gara-gara pemberangusan informasi yang lama-lama buat saya muak.
PS: Untungnya, sekarang banyak temen-temen di forum atau para blogger yang ngasih tips akses YouTube gak lewat situs biasanya. Tapi kalau harus milih, mending masuk seperti dulu aja deh…
SINGERS’ TOP 10 FIRST MOVIE APPEARANCES
Aji mumpung memang bukan barang baru di dunia hiburan. Makanya, banyak seleb yang berprofsi penyanyi tapi kemudian jadi bintang film pas sedang top-topnya. Atau juga sebaliknya. Ini 10 selebritis yang sebelumnya dikenal sebagai penyanyi, tapi terus (lumayan) sukses jadi bintang film. Beberapa filmnya memang gagal, tapi yang lain lumayan lah. Nama-nama seperti Madonna, Mariah Carey dan Britney Spears udah jauh-jauh deh dari 10 besar ini. Bakat mereka nol besar di akting…

10. JESSICA SIMPSON
Debut: The Dukes of Hazzard (2005)
Role: Daisy Duke, seorang waiteress di salah satu bar di kota Hazzard yang juga saudara dari Bo dan Luke Duke (Seann William Scott & Johnny Knoxville).
Comment: Seiring dengan status “bebas”-nya setelah bercerai dengan Nick Lacey, Simpson dapat berkonsentrasi penuh dalam mengembangkan karier lain di luar tarik suara. Tahap pertama dilewatinya dengan menerima peran dalam film Employee of the Month. Selanjutnya, akan muncul film-film yang siap memanfaatkan keseksian dan rambut pirangnya.
9. ICE CUBE
Debut: Boyz N the Hood (1991)
Role: Darin ‘Doughboy’ Baker, seorang pemuda asal ghetto yang berkarier sebagai penjual obat bius dan anggota gang ngetop yang rajin keluar-masuk penjara.
Comment: Ice Cube adalah salah satu rapper yang sangat rajin membintangi film setelah film pertamanya tadi. Ada beberapa yang biasa-biasa saja, namun banyak juga yang menarik. Justru di dunia tarik suara, kiprahnya cenderung adem ayem, belakangan ini. Mungkin karena pria tambun ini tengah getol merampungkan kontrak-kontrak film terbarunya.
8. DOLLY PARTON
Debut: 9 To 5 (1980)
Role: Doralee Rhodes, seorang sekretaris seksi yang telah menikah dan digoda oleh bosnya, Franklin Hart Jr. (Dabney Coleman).
Comment: Semenjak tampil kurang mengesankan dalam Straight Talk pada tahun 1992, pemilik nama Dolly Rebecca Parton ini tidak pernah lagi membintangi sebuah film layar lebar. Beberapa film dan serial TV memang sempat dijajalnya, tapi itupun hanya berupa peran-peran kecil saja. Penyanyi kelahiran 19 Januari 1946 ini lebih konsentrasi ke dunia rekaman. Persinggungannya dengan dunia film hanya sebatas keterlibatannya dalam pembuatan tembang untuk soundtrack saja, seperti yang terakhir ia lakukan untuk Transamerica, di mana lagu “Travelin’ Thru” sukses dinominasikan dalam ajang Oscar.
7. LUDACRIS
Debut: Crash (2005)
Role: Anthony, seorang pencuri kendaraan bermotor yang belakangan insyaf setelah mendepatkan pencerahan dari korbannya.
Comment: Belum banyak film yang telah dibintanginya. Nyaris bersamaan dengan Crash, Ludacris ikut tampil sebagai Skinny Black dalam Hustle & Flow, sebuah film ghetto yang digarap apik. Namun jika tidak diseriusi, peran-peran yang datang padanya mungkin akan satu tipe dengan apa yang dialami oleh Ice Cube atau Ice T.
6. WHITNEY HOUSTON
Debut: The Bodyguard (1992)
Role: Rachel ‘Rach’ Marron, seorang penyanyi tenar yang diselamatkan dan akhirnya jatuh cinta kepada pengawalnya, Frank Farmer (Kevin Costner).
Comment: Sejak 6 tahun lalu, Whitney sudah tidak aktif dalam dunia film, seiring dengan meredup kariernya di dunia rekaman. Peluang untuk hadir kembali dalam film layar lebar, rasanya sudah tipis. Apalagi mengingat mantan suami Bobby Brown ini sudah vakum cukup lama di dunia hiburan.
POSTERS OF THE MONTH: MARCH 2008
5. FLASHBACKS OF A FOOL
Why? Liat dong kombinasi warna putih dan birunya. Juga hangan lupa foto-foto pemerannya yang now and then banget.

4. FORGETTING SARAH MARSHALL
Why? Simpel, font-nya unik. Fokusnya di gambar hati yang retak dengan paduan warna yang ok. Muka aktornya juga pas.

3. THE BABYSITTERS
Why? Provokatif & seksi. Bodinya bagus, perut & kulitnya juga gitu. Segepok uang yang diselipin di celana jinsnya juga bicara banyak.

2. THE LEGEND OF GOD’S GUN
Why? Pilihan warnanya kena banget. Merah-item-putih. Jukstaposisi di tengah itu muncul dari bayangan si pendeta yang berdiri di kiri atas. Mantep!

1. THE MEMORY THIEF
Why? Filmnya sih gak tau punya siapa, tapi yang pasti suasana b/w-nya kerasa dan kuat banget. Posenya juga keren. Setengah badan ke bawah cowok itu berubah jadi kabel-kabel yang sialnya kontras banget dengan corak bajunya (garis-garis).

MONTHLY INTERNET SPEED TEST: APRIL 2008
Ada pengurangan dibanding dua bulan lalu. Untuk download turun 10-12 kbps, upload-nya sih tetep. Dulu 22 kbps, sekarang 23 kbps. Tapi, waktu itu nge-ping ke Los Angeles. Sekarang nyoba New York yang lebih jauhan dikit. Gak bisa dibandingin dengan bulan lalu, secara Telkom Internet (Speedy) mati total gara-gara ada serat optik yang putus di Sumatra.
10 MOVIE SCENES THAT MAKE ME CRY
Saya sebenernya orang yang rada keukeuh dan gak gampang nangis. Ya, seperti kebanyakan laki-laki di luar sana. Tapi, ada film-film yang ternyata sanggup buat air mata ini keluar dengan gak terduga. Awalnya dimulai dengan dada yang terasa nyesek dan berat. Rata-rata sih banyak dipengaruhin sama emosi kita saat nonton film tersebut. Peristiwa yang melatar-belakanginya (selain kita memang terlalu involve dengan film itu sendiri) adalah salah satu sebab kenapa air mata ini keluar secara otomatis. Ini adalah 10 adegan film yang bisa buat saya nangis.

10. THE GREEN MILE [1999]
Director: Frank Darabont
Who’s emotionally involved? Tom Hanks & Michael Clarke Duncan
Di dunia ini, orang sih sering banget ditentuin baik-buruknya oleh sebuah sistem. Waktu sistemnya gak berfungsi sempurna, orang jahat bisa dibilang baik, demikian sebaliknya. Apa yang dialamin John Coffey (Duncan) memang sedih banget. Gara-gara dia kulit hitam dan fisiknya gede, dia dituduh bunuh dua anak perempuan kulit putih. Padahal dia sendiri berusaha ngidupin dua anak itu dengan kemampuannya. Itu yang buat merinding, waktu tahu akhirnya dia harus duduk di kursi listrik. Upayanya untuk ngidupin tikus dan istri kepala sipir penjara jadi sia-sia. Dia bisa nyelametin orang lain, tapi yang pasti gak berlaku buat diri sendiri…
9. DEAD POETS SOCIETY [1989]
Director: Peter Weir
Who’s emotionally involved? Robin Williams
Sejak saya TK, saya selalu deket dengan guru. Seenggaknya pasti ada guru yang deket dengan saya, sampe sekarang pun saya masih suka punya pikiran bisa ngajar dan deket dengan guru. Nonton adegan guru yang deket dengan anak-anaknya seperti si pelopor istilah “seize the day” Williams, saya jelas kagum berat. Cara dia ngajar, metoda non-formalnya, dan gimana dia bisa ngerangkul anak-anak yang kaku, itu yang buat saya makin jealous sekaligus impress. Tapi, waktu John Keating (Williams) harus disingkirin gara-gara ada anak didiknya yang bunuh diri, itu adegan yang buat saya nangis. Sedih banget, karena saya ngerasa udah deket banget dengan tokoh itu.
8. FINDING NEMO [2003]
Director: Andrew Stanton
Who’s emotionally involved? Marlin & Coral
Terus terang, seharusnya gak ada alesan untuk nangis di adegan film ini. Tapi gimanapun, Disney selalu kuat untuk mainin perasaan penonton dengan adegan-adegan yang emosional. Di awal film, sebelum opening credit title keluar, diliatin gimana orang tua Nemo (Marlin dan Coral) bahagia dengan lingkungan dan telur-telur calon anak mereka yang siap netas. Tapi, datengnya ikan pemangsa membuat Marlin pingsan, dan Coral tewas. Hanya satu telur yang nyisa, yaitu si Nemo ini. Meninggalnya Coral ini buat saya syok. Terus terang, saya gak nyangka adegan dramatis harus nongol di awal film yang saya sangka bakal ceria ini. Mungkin saya kepengaruh dengan kelahiran anak saya waktu itu…
7. ARMAGEDDON [1998]
Director: Michael Bay
Who’s emotionally involved? Bruce Willis & Liv Tyler
Lagi-lagi sebuah perpisahan! Hubungan ayah-anak antara Harry Stamper (Willis) dan Grace (Tyler) digambarin sejak awal film gak terlalu deket. Hubungan Grace dengan A.J. Frost (Affleck) juga gak terlalu direstuin papanya. Satu sequence yang buat nangis adalah waktu di monitor muncul pesen terakhir Harry ke anaknya yang ada di bumi. Ngerti sih ini popcorn movie biasa dan standar, tapi tetep aja adegan perpisahan itu buat saya susah nahan air mata.
6. PATCH ADAMS [1998]
Director: Tom Shadyac
Who’s emotionally involved? Robin Williams & Monica Potter
Katanya film ini diangkat dari kisah nyata. Di luar emosi soal kisah nyata tadi, saya terkesan banget dengan hubungan yang dibangun antara Hunter “Patch” Adams (Williams) dan kekasihnya, Corinne Fisher (Potter). Gimana keduanya harus saling berkorban satu sama lain sampe akhirnya Potter harus direlain meninggal di ujung film. Aduh, perasaan susah banget sih apa yang dialamin si Patch ini. Waktu Patch mutusin untuk his life must go on sepeninggal Corinne, di situ saya nangis. Brengsek juga sutradara Shadyac yang biasa buat film-film komedi buat Jim Carrey bisa juga buat cerita bagus yang buat dada sesek.
TRAILER: THE INCREDIBLE HULK
Film Hulk-nya Ang Lee, beberapa tahun lalu, saya asli gak demen. Selain terlalu filosofis, gaya dia itu gak cocok untuk buat film yang diadaptasi dari komik seperti itu. Gak heran kalau tahun ini bakal keluar lagi reboot film Hulk yang lain yang dikasih judul The Incredible Hulk dengan sutradara Louis Leterrier (Transporter 2 & Unleashed). Pemainnya juga re-install semua, Edward Norton, Liv Tyler, Tim Roth & William Hurt.
Pas liat trailer-nya, saya kok yakin film ini gak bakal sama dengan style Ang Lee dulu. Ya mudah-mudahan gitu. Soalnya, supaya kita dapet angle lain dari adaptasi komik Hulk, secara tokoh ini punya tempat di level tinggi juga bagi penggemar komik.



